Selaras Hidup Dunia-AKhirat

Mutiara Alquran

Selaras Hidup Dunia-AKhirat

Bukanlah sikap yang baik, meninggalkan dunianya demi akhiratnya, atau meninggalkan akhiratnya demi dunianya, sampai ia dapatkan keduanya secara seimbang. Itulah pesan moral Alquran yang disampaikan Rasulullah SAW.
 
ومنهم من يقول ربنا اتنا فى الدنيا حسنة وفى الاخرة حسنة وقنا عذاب النار
 
"Dan di antara mereka ada yang berdo'a: 'Ya Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka." (QS. al-Baqarah [2]: 201)
 
Pada sisi lain, keseimbangan hidup lebih dimaknai sebagai upaya penyelarasan diri dengan hukum alam (hukum Allah yang diberlakukan 
untuk alam). Allah SWT menciptakan alam semesta sarat dengan perhitungan yang seimbang. Selanjutnya, hukum keseimbangan ini dijadikan ketentuan yang mengatur hubungan satu dengan yang lainnya. 
Jika terjadi pengurangan terhadap keseimbangan di satu sisi, maka akan terjadi proses penyeimbang di sisi yang lain secara otomatis. Hal demikian sudah jadi ketetapan Allah SWT dan akan terus diberlakukan sampai akhir zaman. 
Manusia yang menjadi bagian terpenting dari alam raya ini, memegang peranan sentral bagi kelangsungannya. Jika sikap manusia tetap pada proporsinya yang benar, maka alam sekitar akan tetap tenang. Namun jika manusia telah melebihi proporsinya, maka niscaya alam akan goncang.
Di sinilah pentingnya manusia harus selalu menjaga keseimbangan hidupnya. Pilihan sikap yang seperti tidak berarti apa-apa, ternyata berdampak besar pada stabilitas alam mikro maupun makro. Ini berarti tuntutan menjaga keseimbangan alam semesta terletak pada pundak manusia. Dalam hal ini, al-Qur'an hanya menyeru kepada manusia agar tidak berlaku curang dalam timbangan. Demikian Alquran telah menjadikan timbangan atau neraca sebagai media pembelajaran bagi manusia.
Neraca yang banyak dijumpai pada sentral-sentral komunitas manusia, mengandung pelajaran penting bagi manusia. Dengan neraca, keseimbang-an, keadilan dan keselarasan hidup tergambar jelas di depan mata. Dengan begitu, diharapkan tumbuh kesadaran terhadap pentingnya menjaga keadilan, dan kehidupan yang seimbang, agar keseimbangan dan keselarasan alam semesta pun terjaga. 
Antara manusia dan sikap hidupnya memiliki keterkaitan yang erat dengan keberadaan jagat raya ini.
 
"(Rabb) Yang Maha Pemurah, Yang telah mengajarkan al-Qur'an. Dia menciptakan manusia, Mengajarnya pandai berbicara. Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan. Tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohonan kedua-duanya tunduk kepada-Nya. Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keadilan). agar kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu. Tegakkanlah timbangan dengan adil. Jangan kamu mengurangi neraca itu. Dan Allah telah meratakan bumi untuk makhluk(Nya). Di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang. Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya." (QS. al-Rahman [57]: 1-12)
 
Allah SWT menjelaskan, ada tiga hubungan alam semesta yang sangat besar. Pertama adalah alam peradaban manusia. Manusialah yang dapat tugas untuk menyebarluaskan kasih sayang Tuhan kepada seluruh makhluk-Nya. Karena itu, dalam menjalankan tugasnya, ia harus berlandaskan pada doktrin kelangitan. Untuk itu pula manusia harus terus berupaya mendapatkan pencerahan demi wujudnya hidup yang berkebudayaan. 
Kedua, alam luar angkasa yang terdiri dari gugusan planet yang beredar pada orbitnya masing-masing. Ketiga, alam hayati dan nabati bumi. Stabilitas hubungan ketiga alam tersebut, diletakkan pada tegaknya mizan atau keseimbangan di antara ketiganya. Dalam hal ini manusialah yang memikul tanggung jawab terhadap tegaknya mizan atau timbangan. Ini berarti manusia yang merupakan alam peradaban harus terus mem-pertahankan keseimbangan, menegakkan keadilan dan mengikis segala bentuk kezhaliman. Perilaku zhalim inilah yang akan merusak keseimbangan hidup dengan segala dampak buruknya. [ ]
Yayasan Nusantara Mengaji
Gedung Wisma Usaha UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (Lantai 2)
JL. Ir. H. Juanda No. 95, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten Kode Pos 15412, Telp: 021-27599252, SMS / WA: 081212535126, BBM: 5EA14C00