Tak Bisa Baca Alquran 21 Orang Bakal Calon Penghulu Dinyatakan Gugur

Nusantaramengaji.com - Sebanyak 21 orang bakal calon Penghulu dinyatakan gugur oleh panitia monitoring Pilpeng tingkat Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) karena tidak bisa membaca Al-Quran.

"Dalam tes baca Al-Quran sebanyak 21 balon dinyatakan gugur dan tidak bisa mengikuti tahapan berikutnya,"Kata Sekretaris PMD Mulyadi Masri melalui Sekretaris Tim monitoring Kabupaten Dino Predi S,STP MSI, Selasa (12/9).

Dino mengungkapkan, pemilihan Penghulu (Pilpeng) serentak tahap II ini diikuti oleh 372 orang calon, dari 21 balon yang gugur tersebut, 7 diantaranya tidak hadir dalam tes yang di gelar selama 2 hari tersebut. Sementara 14 balon lagi tidak dapat membaca Al-Quran sama sekali.

“"7 bakal calon tidak hadir selama tes baca alquran dan otomatis dinyatakan gugur. Sementara 14 balon lagi memang benar-benar tidak bisa baca alquran," jelas Dino.

Balon yang dinyatakan gugur karena tidak bisa baca alquran sama sekali berasal dari Kepenghuluan Pelita, Gelora,Rokan Baru Pesisir, Lubuk Jawi, Sungai Bakau,Bantaian Baru,Bagan Sinembah Barat, Sungai Nyamuk ,Bangko Mukti, Labuhan Tangga Hilir, Pekaitan, Suka Maju, Bagan Manunggal serta Melayu Tengah.

Untuk balon yang tidak hadir dalam tes baca alquran berasal dari Kepenghuluan Pematang Ibul, Teluk Pulau Hulu, Seremban Jaya,Teluk Nilap Jaya serta Labuhan Tangga Baru.

Ketua Tim Monitoring pilpeng Kabupaten Tarmizi AMP menyebutkan, dari 372 bakal calon penghulu yang mengikuti tes, 362 balon beragam Islam. Sementara 6 balon lagi terdiri dari Katolik dan Protestan.

Jumlah total balon penghulu dari 18 Kecamatan serta 101 Kepenghuluan pilpeng tahap II ada 372 balon yang beragama islam ada 366, sementara 6 balon lagi terdiri dari agama katolik dan protestan,"pungkasnya.‎ (NM)

 

Yayasan Nusantara Mengaji
Gedung Wisma Usaha UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (Lantai 2)
JL. Ir. H. Juanda No. 95, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten Kode Pos 15412, Telp: 021-27599252, SMS / WA: 081212535126, BBM: 5EA14C00