Surga Bagi Orang Yang Suka Memberi Hutang

Kolom
Foto: 
Ilustrasi

Surga Bagi Orang Yang Suka Memberi Hutang

Nusantaramengaji.com - Menolong sesama muslim yang kesulitan merupakan bagian dari ajaran Islam yang sangat dianjurkan oleh Allah dan Rasulnya. Bahkan dalam sebuah hadis disebutkan bahwa barang siapa yang menolong kesulitan saudaranya yang muslim di dunia maka Allah akan menolong kesulitannya nanti di akherat.

Bunyi lengkapnya hadis tersebut sebagai berikut;

نْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ نَـفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُـرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا ، نَـفَّسَ اللهُ عَنْهُ كُـرْبَةً مِنْ كُـرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ يَسَّرَ عَلَـى مُـعْسِرٍ ، يَسَّـرَ اللهُ عَلَيْهِ فِـي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ ، وَمَنْ سَتَـرَ مُسْلِمًـا ، سَتَـرَهُ اللهُ فِـي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ ، وَاللهُ فِـي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ ، وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًـا ، سَهَّـلَ اللهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَـى الْـجَنَّةِ ، وَمَا اجْتَمَعَ قَـوْمٌ فِـي بَـيْتٍ مِنْ بُـيُوتِ اللهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللهِ ، وَيَتَدَارَسُونَـهُ بَيْنَهُمْ ، إِلَّا نَـزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ ، وَغَشِـيَـتْـهُمُ الرَّحْـمَةُ ، وَحَفَّـتْـهُمُ الْـمَلاَئِكَةُ ، وَذَكَـرَهُمُ اللهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ ، وَمَنْ بَطَّـأَ بِـهِ عَمَلُـهُ ، لَـمْ يُسْرِعْ بِـهِ نَـسَبُـهُ

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang melapangkan satu kesusahan dunia dari seorang Mukmin, maka Allâh melapangkan darinya satu kesusahan di hari Kiamat. Barangsiapa memudahkan (urusan) orang yang kesulitan (dalam masalah hutang), maka Allâh Azza wa Jalla memudahkan baginya (dari kesulitan) di dunia dan akhirat. Barangsiapa menutupi (aib) seorang Muslim, maka Allâh akan menutup (aib)nya di dunia dan akhirat. Allâh senantiasa menolong seorang hamba selama hamba tersebut menolong saudaranya. Barangsiapa menempuh jalan untuk menuntut ilmu, maka Allâh akan mudahkan baginya jalan menuju Surga. Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allâh (masjid) untuk membaca Kitabullah dan mempelajarinya di antara mereka, melainkan ketenteraman akan turun atas mereka, rahmat meliputi mereka, Malaikat mengelilingi mereka, dan Allâh menyanjung mereka di tengah para Malaikat yang berada di sisi-Nya. Barangsiapa yang diperlambat oleh amalnya (dalam meraih derajat yang tinggi-red), maka garis keturunannya tidak bisa mempercepatnya.” (HR. Muslim)

Hadis di atas mengajarkan kita untuk menolong saudara kita yang berada dalam kesulitan apapun. Dan setiap pertolongan tidak akan disia-siakan oleh Allah dengan memberikan pertolongan pula ketika si penolong dalam kesusahan terutama nanti di akhirat dimana tidak ada pertolongan selain pertolongan Allah SWT. Jadi, jangan ragu dan pamrih dalam menolong sesama karena Allah pasti akan membalas dan menolongnya selama ia selalu menolong orang lain.

Ada sebuah kisah yang diceritakan oleh Al-Habib Muhammad bin Abdullah Al-haddar di dalam kitabnya Al-Masyrabus-Shafil-Haniy hal.173 sebagai berikut:

Ada seorang laki-laki kaya raya dari Bani Israil. Ia tidak mempunyai amal baik sama sekali, akan tetapi ia sangat menyukai untuk memberikan hutang kepada orang yang membutuhkan bantuannya. Setiap kali memberikan hutang, ia selalu berpesan kepada wakil-wakilnya (debtcolector):

“Ketika kalian menagih, mudahkan pembayaran orang yang mampu membayar dan bebaskan hutang orang yang tidak mampu membayarnya Mudah-mudahan dengan ini, Allah SWT juga memaafkan juga kesalahan-kesalahan kita.”

Ketika ia meninggal dunia, malaikat bertanya kepadanya:

” Apa amal kebaikanmu?”

“Aku tidak mempunyai amal baik sama sekali kecuali memudahkan urusan utang-piutang.” Jawabnya.

Para Malaikat pun melaporkan kepada Allah SWT mengenai orang ini:

“Wahai Tuhan kami, laki-laki ini tidak memiliki satu amal baik pun selain memudahkan urusan utang-piutang saja.”

Allah SWT menjawab, “Aku lebih pantas berdermawan daripadanya, maka sekarang Aku telah mengampuninya. Masukkan dia ke dalam surga.”

Allah SWT memperlakukan hamba sesuai dengan perlakuan hamba kepada sesamanya ketika berada di dunia. Jika engkau memperlakukan manusia dengan sifat pemaaf maka Allah SWT pun akan memaafkan kamu kelak di akherat. Jika kamu memperlakukan manusia dengan sifat kikir maka Allah SWT pun akan menjadikanmu susah kelak.

Jika engkau ingin Allah SWT memperlakukanmu dengan lemah lembut, rahmat dan pemaaf maka perlakukanlah manusia sesuai dengan perlakuan yang engkau ingin Allah SWT melakukannya kepadamu.

Seorang Bijak pernah berkata; “perbuatan yang tidak kamu sukai menimpa dirimu maka jangan kau lakukan kepada orang lain”. Maksudnya adalah berbuatlah sesuatu kepada orang lain sebagaimana kamu menyukai orang lain berbuat kepadamu.

Namun hadis di atas tidak lantas menyuruh orang suka memberi hutangan jika ia sendiri dalam kesulitan atau cukup hanya untuk diri dan keluarga terlebih malah menganjurkan orang-orang berhutang kepadanya.

Cukup dipahami bahwa jika ada saudaramu yang kesulitan dan ketika kita memliki kemampuan menolongnya maka menolongnya adalah anjuran yang disabdakan Rasulullah SAW di atas. Sebaliknya Nabi melarang orang untuk selalu berhutang jika tidak dalam keadaan terpaksa.

Dalam sebuah hadis riwayat Al Baihaqi disebutkan bahwa berhati-hatilah terhadap hutang karena sesungguhnya hutang itu mendatangkan kerisauan di malam hari dan menyebabkan kehinaan di siang hari. Hal ini dikarenakan dalam berhutang ada kewajiban untuk membayarnya dan kalau ditagih akan menurunkan martabat dirinya dihadapan manusia.

Namun sperti banyak disabdakan Allah dan rasulnya baik dalam Al Quran maupun dalam beberapa hadis menolong sesama yang kesulitan adalah kewajiban kita semua dan terkait dengan pemberian hutang/pinjaman Allah lebih suka si pemberi memberi kebebasan bagi hutang-hutangnya dan menganggapnya sebagi sedekah. Wallahu a’lam bisshowab. (Lutfi Sy)

Yayasan Nusantara Mengaji
Gedung Wisma Usaha UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (Lantai 2)
JL. Ir. H. Juanda No. 95, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten Kode Pos 15412, Telp: 021-27599252, SMS / WA: 081212535126, BBM: 5EA14C00