SMAN 70 Dan Nusantara Mengaji Jalin Kerjasama Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Alquran

Nusantaramengaji.com - Koordinator Nasional Nusantara Mengaji mengadakan silaturrahim bersama Kepala Sekolah SMAN 70, Bulungan, Jakarta. Silaturrahim ini berkenaan dengan sosialisasi program Nusantara mengaji yang dideklarasikan bersama dalam acara ulang tahun Sekolah Menengah Atas ke 36. (lihat)
Dalam silaturrahim tersebut, Ketua Harian Nusantara Mengaji Firdaus, diterima langsung oleh kepala SMAN 70, Dra. Rita Nurmastuti, M.Pd., jajaran guru SMAN 70 Jakarta, dan didampingi Komite Sekolah SMAN 70 Jakarta, diantaranya Ir. Nancy Felizia, Hj. Maimunah, S.Pd., dll. Firdaus menyampaikan berbagai program Nusantara Mengaji terutama yang berhubungan dengan peserta didik, tenaga pendidik, dan kependidikan, rabu (15/11).
Salah satu program yang disampaikan Firdaus adalah program One Student One Qur'an (OSOQ) sebagai upaya menunjang pencapaian tujuan Pendidikan nasional.
"Program ini senada dengann Penguatan pendidikan Karakter yang menjadi Perpres Nomor: 87 Tahun 2017, yakni gerakan pendidikan di bawah tanggung jawab satuan pendidikan untuk memperkuat karakter peserta didik melalui harmonisasi olah hati, olah rasa, olah pikir, dan olah raga dengan pelibatan dan kerja sama antara satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat sebagai bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM)," paparnya.
Dalam aplikasinya, lanjut Firdaus, gagasan ini merupakan bentuk implementasi Alquran sebagai resepsi fungsional dengan cara dibaca, disuarakan, diperdengarkan baik secara individu maupun komunal (berjamaah). Nusantara Mengaji melalui program OSOQ berupaya mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan membaca Alquran akan menyempurnakan kecerdasan spiritual (SQ), membangkitkan kecerdasan emosional (EQ), dan mengasah kecerdasan intelektual (IQ).
"Melalui OSOQ peserta didik dibiasakan setiap hari membaca Alquran dimana cukup membawa 1 juz Alquran yang habis dibaca selama 20 hari. Hari ke 21 s/d 40 peserta didik membawa juz 2. Demikian seterusnya. Peserta didik ditargetkan pada tahun ketiga khatam Alquran secara bersama-sama," terangnya lagi.
Selain OSOQ, program lainnya adalah bimbingan membaca Alquran, dan keluarga mengaji. "Satu lagi adalah program khataman Alquran bil Qalam, Follow the line. Secara teknis, khataman Alquran dapat diikuti berbagai kalangan masyarakat."
"Jamaah yang ikut khataman, menuliskan ayat-ayat Alquran dengan menebalkan bayangan tulisan ayat di lembar yang telah disediakan. Bagi peserta didik yang baru belajar membaca Alquran, program ini sangat efektif, karena mengenalkan huruf, tanda baca, dan kata dalam Alquran sekaligus membaca Alquran," pungkas Firdaus.
Terobosan dan silaturrahim Koornas Nusantara Mengaji ini pun disambut baik oleh Kepala Sekolah. Menurut Rita Nurmastuti, terobosan program Nusantara Mengaji akan mampu menjadikan peserta didik sebagai manusia yang cerdas dan juga berakhlak mulia karena mendasarkan kesehariannya dengan Alquran.
"Kegiatan kealquranan di SMA 70 seperti membaca Alquran pada hari tertentu kemudian khataman alquran pada hari jumat, hal ini kemudian menjadi satu program yang semakin sempurna setelah diskusi bersama nusnatara mengaji." ucap Rita.

 

Yayasan Nusantara Mengaji
Gedung Wisma Usaha UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (Lantai 2)
JL. Ir. H. Juanda No. 95, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten Kode Pos 15412, Telp: 021-27599252, SMS / WA: 081212535126, BBM: 5EA14C00