Mengenal Tempo Bacaan Alquran

Sahabat Nusantara mengaji yang dirahmati Allah, membaca Alquran bukanlah bernyanyi, namun keindahan lantunannya mengalahkan segala bunyi yang ada. Meski Alquran bukanlah lirik lagu ataupun nada-nada sya’ir umumnya, tempo (martabat) bacaan Alquran dibaqi menjadi empat tingkatan. Semoga menambah khazanah kita dalam cara melantunkan bacaan Alquran. Berikut empat tingkatan yang dimaksud.

Pertama, Al-Tartil.
Tingkat atau Tempo bacaan yang perlahan-lahan (tenang), melafazkan setiap huruf dengan makhrijul huruf (tempat keluar huruf hijaiyyah), sifat huruf dan hukum bacaan secara baik dan benar (optimal), disertai merenungi makna dengan khidmat.

Tingkatan bacaan ini lebih baik dan utama dibandingkan tingkatan bacaan lainnya, sebagaimana firman Allah SWT :

وَرَتِّلِ ٱلۡقُرۡءَانَ تَرۡتِيلًا ٤

“Dan bacalah Alquran dengan tartil yang optimal (memelihara hukum tajwid)”
(QS. al-Muzammil (73), ayat 4)

Kedua At-Tahqiq.

Tingkat atau tempo bacaan ini seperti Tartil, namun lebih lambat dan perlahan. Gambarannya seperti ketika seseorang sedang membaca ayat sembari membetulkan bacaan makharijul huruf (tempat keluar huruf hijaiyyah), menepatkan kadar bacaan panjang satu alif (madd) dan dengung (Ghunnah).

Tempo bacaan ini biasanya bagi mereka yang baru belajar membaca Alquran supaya dapat melatih lidah, bibir dan perangkat penyebutan lainnya dalam menyebut huruf dan sifat-sifat huruf secara tepat.

Ketiga, Al-Hadar.

Tingkat atau tempo bacaan yang cepat dengan tetap memelihara hukum-hukum bacaan Tajwid. Temponya lebih cepat dibanding tadwir.

Tingkat bacaan ini biasanya bagi mereka yang telah menghafal Alquran, supaya mereka dapat mengulangi bacaannya dalam masa yang singkat.

Keempat At-Tadwir.

Tingkat atau tempo Bacaan pertengahan antara tingkat bacaan Tartil dan Hadar, serta memelihara hukum-hukum bacaan Tajwid

Secara umum, Pembaca Alquran menggunakan tingkat atau tempo bacaan tartil. Imam Abu Hamid al-Ghozaliy mengatakan bahwa membaca Al-Qur'an dengan tartil sunnah hukumnya, baik si pembaca mengerti artinya atau tidak. Bacaan tartil selain memang diperintahkan oleh Allah juga akan terasa lebih hormat dan meresap ke dalam hati. Semoga Bermanfaat. (Nusantara Mengaji)

Yayasan Nusantara Mengaji
Gedung Wisma Usaha UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (Lantai 2)
JL. Ir. H. Juanda No. 95, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten Kode Pos 15412, Telp: 021-27599252, SMS / WA: 081212535126, BBM: 5EA14C00