Dosa-Dosa Besar Dalam Islam

Kolom
Foto: 
Ilustrasi

Dosa-Dosa Besar Dalam Islam

Seorang muslim yang baik minimal harus memenuhi dua syarat: menjauhi dosa besar dan melaksanakan perintah yang wajib. Dosa-dosa besar dalam Islam seperti yang tersebut dalam Al-Quran dan Hadits Nabi Muhammad. Syamsuddin Adz-Dzahabi (شمس الدين الذهبن) dalam kitab Al-Kabair (Dosa-dosa Besar) menguraikan secara rinci perbuatan dosa yang masuk dalam kategori dosa besar lengkap dengan dalil-dalil dari Quran dan hadits. Di sini, hanya 5 (lima) dosa besar yang dicantumkan yang kami anggap sangat penting. Kelima dosa besar yang dicantumkan di bawah tidak termasuk syirik. Karena syirik sama dengan kufur yang berarti keluar dari Islam. Ketika seseorang keluar dari Islam, maka tidak ada lagi bahasan dosa.

SYIRIK

Dosa syirik adalah dosa terbesar dalam Islam. Syirik berarti keluar dari Islam yang biasa disebut dengan murtad. Murtad disebabkan oleh beberapa hal antara lain:

1. Pindah ke agama lain (konversi) seperti Kristen, Yahudi, Hindu, Buddha, Kong Hu Chu, Zoroastrian, atheis, dll.

2. Mengharamkan perkara halal atau menghalalkan perkara haram seperti tidak menganggap wajib shalat 5 waktu, puasa Ramadan, dll.

3. Melakukan dosa besar dan tidak menganggap itu sebagai dosa.

MEMBUNUH

Membunuh atau melakukan pembunuhan merupakan dosa yang sangat besar. Berdasarkan dalil-dalil sebagai berikut:

1. QS (Quran Surah) Al-Maidah 5:32:

أنه من قتل نفسا بغير نفس أو فساد في الأرض فكأنما قتل الناس جميعا ومن أحياها فكأنما أحيا الناس جميعا

Artinya: Barangsiapa yang membunuh seseorang, bukan karena orang itu membunuh orang lain, atau bukan karena berbuat kerusakan di bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh semua manusia. Barangsiapa memelihara kehidupan seorang manusia, maka seakan-akan dia telah memelihara kehidupan semua manusia.

2. QS Al-An'am 6:151

وَلاَ تَقْتُلُواْ ٱلنَّفْسَ ٱلَّتِى حَرَّمَ ٱللَّهُ إِلاَّ بِٱلْحَقّ

Artinya: Janganlah kamu membunuh orang yang diharamkan Allah kecuali dengan alasan yang benar.

Menurut Tafsir Qurtubi, yang diharamkan untuk dibunuh adalah orang Islam dan orang kafir muahadah yaitu orang nonmuslim yang memiliki pernjanjian damai dengan negara Islam.

3. Hadits Nabi riwayat Bukhari & Muslim (muttafaq alaih):

لا يحل دم امرئ مسلم يشهد أن لا إله إلا الله وأني رسول الله إلا بإحدى ثلاث: الثيب الزاني والنفس بالنفس والتارك لدينه المفارق للجماعة

Artinya: Tidak halal darah seorang Muslim yang membaca syahadat kecuali karena tiga hal: janda yang berzina, telah membunuh orang, meninggalkan agama dan memisahkan diri dari jamaah Islam.

4. Hadits Nabi riwayat Bukhari:

اجتنبوا السبع الموبقات))، قيل: يا رسول الله، وما هن؟ قال: ((الإشراك بالله والسحر وقتل النفس التي حرم الله إلا بالحق

Artinya: Jauhilah 7 (tujuh) dosa besar. Ditanyakan: Apa saja itu Ya Rasulullah? RAsul berkata: syirik pada Allah, sihir, membunuh kecuali karena alasan yang benar.

MENCURI / KORUPSI

Mencuri atau mengambil hak orang atau masyarakat secara ilegal. Termasuk dalam kategori ini adalah korupsi dan merampok. Perbuatan mencuri adalah dosa besar karena merusak tatanan dan harmoni dalam masyarakat. Dalil-dalinya adalah sebagai berikut:

1. QS Al-Maidah 5:38:

وَالسَّارِقُ وَالسَّارِقَةُ فَاقْطَعُوا أَيْدِيَهُمَا جَزَاءً بِمَا كَسَبَا نَكَالاً مِنَ اللَّهِ وَاللَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

Artinya: Adapun orang laki-laki dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya (sebagai) balasan dari perbuatan yang mereka lakukan.

2. QS Al-Mumtahanah 60:12:

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ إِذَا جَاءَكَ الْمُؤْمِنَاتُ يُبَايِعْنَكَ عَلَى أَنْ لا يُشْرِكْنَ بِاللَّهِ شَيْئاً وَلا يَسْرِقْنَ وَلا يَزْنِينَ وَلا يَقْتُلْنَ أَوْلادَهُنَّ

Artinya: Wahai Nabi apabila perempuan-perempuan mukmin datang kepadamu untuk mengadakan baiat (janji setia), bahwa mereka tidak akan mempersekutukan sesuatu apapun dengan Allah, tidak akan mencuri, tidak akan berzina dan tidak akan membunuh anak-anaknya..

BERZINA / SELINGKUH

Zina adalah hubungan seksual di luar nikah baik suka sama suka atau tidak. Berzina adalah salah satu dosa besar dalam Islam. Zina awal mula timbul dari percampuran laki-laki dan perempuan secara bebas. Karena itu, khalwat (berduaan antar lawan jenis dilarang yang bukan mahram dilarang) Dalil-dalil larangan berzina antara lain sebagai berikut:

1. QS Al-Isra' 17:32

وَلاَ تَقْرَبُواْ لزّنَى إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاء سَبِيلاً

Artinya: Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji dan suatu jalan yang buruk.

2. QS An-Nur 24:2:

الزَّانِيَةُ وَالزَّانِي فَاجْلِدُوا كُلَّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا مِائَةَ جَلْدَةٍ وَلا تَأْخُذْكُمْ بِهِمَا رَأْفَةٌ فِي دِينِ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَلْيَشْهَدْ عَذَابَهُمَا طَائِفَةٌ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ

Artinya: Pezina perempuan dan pezina laki-laki, deralah masing-masing 100 kali, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama (hukum) Allah, jika kamu beriman kepada Allah dan hari kemudian, dan hendaklah hukuman mereka disaksikan olhe sebagian orang-orang yang beriman.

ALKOHOL / NARKOBA

Minum minuman beralkohol baik banyak atau sedikit adalah haram dan dosa besar. Termasuk juga mengonsumsi narkoba dan segala macam bentuk penyalahgunaan obat-obat terlarang seperti ectassy, dan lain-lain. Dalilnya sebagai berikut:

1. QS Al-Baqarah 2:219:

يَسْأَلونَكَ عَنِ الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ قُلْ فِيهِمَا إِثْمٌ كَبِيرٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَإِثْمُهُمَا أَكْبَرُ مِنْ نَفْعِهِمَا

Artinya: Mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang khamar dan judi. Katakanlah, "Pada keduanya terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia. Tetapi dosanya lebih besar daripada manfaatnya."

2. QS Al-Maidah 5:90:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنْصَابُ وَالْأَزْلامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya minuman keras, berjudi, (berkurban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah, adalah perbuatan keji dan termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah (perbuatan-perbuatan) itu agar kamu beruntung.

3. QS Al-Maidah 5:91:

إِنَّمَا يُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَنْ يُوقِعَ بَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاءَ فِي الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ وَيَصُدَّكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَعَنِ الصَّلاةِ فَهَلْ أَنْتُمْ مُنْتَهُونَ

Artinya: Dengan minuman keras dan judi itu setan hanyalah bermaksud menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu, dan menghalang-halangi kamu dari mengingat Allah dan melaksanakan salat maka tidakkah kamu mau berhenti?

TIDAK MELAKUKAN RUKUN ISLAM YANG LIMA

Islam itu identik dengan 5 (lima) pilarnya. Tidak melaksanakan 5 lima rukun Islam sengaja atau tidak adalah dosa besar. Yaitu, syahadat, shalat lima waktu, membayar zakat, puasa Ramadan, dan haji apabila mampu.

70 DOSA BESAR MENURUT ADZ-DZAHABI (الذهبي) DALAM AL-KABAIR (الكبائر)

Ada 70 macam dosa besar yang disebut dalam kitab Al-Kabair oleh Adz-Dzahabi. Alasan dan dasar hukumnya dapat dilihat sendiri dalam kitab Al-Kabair (الكبائر) karya Adz-Dhahabi.

1. Menyekutukan Allah atau Syirik

2. Membunuh manusia

3. Melakukan sihir

4. Meninggalkan shalat

5. Tidak mengeluarkan zakat

6. Tidak berpuasa ketika bulan Ramadhan tanpa alasan yang kuat

7. Tidak mengerjakan Haji walaupun berkecukupan

8. Durhaka kepada Ibu Bapa

9. Memutuskan silaturahim

10. Berzina

11. Melakukan sodomi atau homoseksual

12. Memakan riba

13. Memakan harta anak yatim

14. Mendustakan Allah S.W.T dan rasul-Nya

15. Lari dari medan perang

16. Pemimpin yang penipu dan kejam

17. Sombong

18. Saksi palsu

19. Meminum minuman beralkohol

20. Berjudi

21. Menuduh orang baik melakukan zina

22. Menipu harta rampasan perang

23. Mencuri

24. Merampok

25. Sumpah palsu

26. Berlaku zalim

27. Pemungut cukai yang zalim

28. Makan dari harta yang haram

29. Bunuh diri

30. Berbohong

31. Hakim yang tidak adil

32. Memberi dan menerima sogok

33. Wanita yang menyerupai lelaki dan sebaliknya juga

34. Membiarkan istri, anaknya atau anggota keluarganya yang lain berbuat mesum dan memfasilitasi anggota keluarganya tersebut untuk berbuat mesum

35. Menikahi wanita yang telah bercerai agar wanita tersebut nantinya bisa kembali menikah dengan suaminya terdahulu

36. Tidak melindungi pakaian dan tubuhnya dari terkena hadas kecil seperti air kencing atau kotoran

37. Riya atau suka pamer

38. Ulama yang memiliki ilmu namun tidak mau mengamalkan ilmunya tersebut untuk orang lain

39. Berkhianat

40. Mengungkit-ungkit pemberian

41. Mangingkari takdir Allah SWT

42. Mencari-cari kesalahan orang lain

43. Menyebarkan fitnah

44. Mengutuk umat Islam

45. Mengingkari janji

46. Percaya kepada sihir dan nujum

47. Durhaka kepada suami

48. Membuat patung

49. Menamparkan pipi dan meratap jika terkena bala

50. Menggangu orang lain

51. Berbuat zalim terhadap yg lemah

52. Menggangu tetangga

53. Menyakiti dan memaki orang Islam

54. Durhaka kepada hamba Allah S.W.T dan menggangap dirinya baik

55. Memakai pakaian labuhkan pakaian

56. Lelaki yang memakai sutera dan emas

57. Seorang hamba (budak) yang lari dari Tuannya

58. Sembelihan untuk selain dari Allah S.W.T

59. Seorang yang mengaku bahwa seseorang itu adalah ayahnya namun dia tahu bahwa itu tidak benar

60. Berdebat dan bermusuhan

61. Enggan memberikan kelebihan air

62. Mengurangi timbangan

63. Merasa aman dari kemurkaan Allah S.W.T

64. Putus asa dari rahmat Allah S.W.T

65. Meninggalkan sholat berjemaah tanpa alasan yang kuat

66. Meninggalkan Sholat Jumaat tanpa alasan yang kuat

67. Merebut hak warisan yang bukan miliknya

68. Menipu

69. Mengintip rahasia dan membuka rahasia orang lain

70. Mencela Nabi dan para sahabat beliau

Demikianlah gambaran dosa-dosa besar yang ada dalam islam. Namun yang perlu kita renungkan adalah bukan terletak pada apakah dosa itu besar atau kecil tapi kepada siapa kita berbuat dosa. Kalau kita memperhatikan hal ini maka tidak ada istilah dosa besar atau kecil karena bisa jadi dosa yang kita anggap kecil justru sangat besar dihadapan Allah begitu juga sebaliknya apa yang kita nggap dosar besar bisa jadi kecil dihadapan ALLah. Semua tergantung pada niat/hati pelakunya dan Allah maha mengetahui niat/ hati hambanya. Maksudnya, dosa kecil tapi dilakukan dengan bangga dan terus menerus bisa menjadi dosa besar sebaliknya dosa besar jika disesali dan taubat bisa menjadi kecil bahkan bisa terhapus/diampuni oleh Allah SWT. wallahu a'lam bisshowab.    

Yayasan Nusantara Mengaji
Gedung Wisma Usaha UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (Lantai 2)
JL. Ir. H. Juanda No. 95, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten Kode Pos 15412, Telp: 021-27599252, SMS / WA: 081212535126, BBM: 5EA14C00